Site Loader
Jl. Ahmad Yani No. 5 Bojonegoro

Bojonegoro (06/12/2019), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai institusi pengumpul pundi-pundi keuangan negara, tentu saja rawan terhadap perilaku koruptif. Untuk itu DJBC telah berkomitmen untuk memerangi perilaku koruptif di jajarannya. Langkah nyata yang dilakukan Bea Cukai Bojonegoro pada kesempatan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini adalah dengan mengadakan gerakan subuh berjamaah yang diisi ceramah oleh Ustadz Yogi Prana Izza Lc, MA.


Acara ceramah tersebut dibuka oleh Winarko sebagai kepala kantor, acara berlangsung dengan khitmad, dalam ceramahnya, Ustadz Yogi menekankan bahwa salah satu cara untuk menghindari perilaku koruptif adalah dengan menekankan diri kita untuk selalu bersikap Qona’ah yaitu sikap merasa cukup atas apa yang sudah kita miliki sekarang, sifat yang harus dihindari disini ialah iri dan dengki, jangan sampai kita sebagai sesame mukmin iri dengki dengan kekayaan yang dimiliki orang lain .


Setelah siraman rohani yang membentuk mental para pegawai, mempunyai mental yang kuat haruslah juga memiliki fisik yang kuat. Acara dilanjutkan dengan olah raga berupa jalan santai.
Semoga dengan diadakannya kegiatan ini maka dapat membentuk mental dan fisik yang kuat untuk para pegawai

Oleh : Yusuf Q